MENGATASI MUNTAH PADA ANAK

~~ Apa Bedanya Muntah Dengan Gumoh, Ngiler dan Ruminasi? ~~

Muntah pada bayi dan anak merupakan keadaan yang cukup merisaukan orang tua dan mndorong mereka sesegera mungkin mencari pertolongan untuk mengatasinya. Muntah dapat merupakan manifestasi berbagai penyakit dari yang ringan sampai yang berat. muntah sendiri dapat menimbulkan berbagai akibat yang serius.

Apa Bedanya Muntah dengan Gumoh, Ngiler dan Ruminasi ?

Muntah adalah pengeluaran isi lambung/ esofagus ,elalui mulut secara paksa, jadi biasanya menyemprot.

Gumoh adalah pengeluaran isi lambung yang disebabkan ketidakmampuan katup yang terdapat di daerah antara esofagus dan bagian dari lambung secara sempurna, atau disebabkan karena memanjangnya waktu pengosongan lambung (biasanya tidak menyemprot, berhubungan dengan posisi tubuh bayi). Sebagian besar akan menghilang sendiri dengan bertambahnya usia bayi.

Ngiler adalah pengeluaran sedikit isi lambung sehabis makan, biasanya melelh keluar dari mulut. Sering didahului sendawa, tidak berbahaya, dan akan menghilan dengan sendirinya

Ruminasi adalah suatu kebiasaan abnormal, mengeluarkan isi lambung, mengunyahnya kemudian menelannya kembali. Kadang-kadang dirangsang secara sadar dengan mengorek tenggorokan dengan jari. Tidak berbahya, etapi merupakan kebiasaan sadar yang sulit untuk dihilangkan dan membuthukan bimbingan psikologi/psikioterapi yang intensif.

~~ Bagaimana terjadinya Muntah? ~~

Muntah merupakan suatu reflek melalui poses rangkaian dengan adanya reseptor (penerima rangsangan yaitu berasal dari saluran pencernaan, hati, ginjal, pankreas, jantung, paru, peritoneum=selaput yang melapisi organ dalam perut, serta saluran dalam telinga) yang kemudian disampaikan ke pusat muntah di batang otak, lalu diteruskan kepada efektor (saraf-saraf di otot usus halus dan lambung serat pada otot dinding perut, diafragma dan otot farings) kemudian merangsang terjadinya muntah.

~~ Apa saja Penyebab Muntah? ~~

Penyebab muntah sangat luas; seluruh kelainan yang mengangkut reseptor-reseptor tersebut di atas dapat menimbulkan muntah. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan muntah antara lain :

adanya kelainan pada saluran pencernaan, misalnya sumbatan cacing pada usus, tidak berfungsiya katup saluran makanan

infeksi pada saluran pencernaan, misalnya infeksi usus buntu, diare, hepatitis, malaria, penyakit demam, dll

berhubungan dengan makan, misalnya kebanyakan makan

mabuk perjalanan

karena obat-obatan

~~ Apa Yang Harus Diperhatikan Bila Menghadapi Anak Muntah? ~~

awalnya tentukan dulu apakah anak itu muntah, gumoh, ngiler atau ruminasi. Kemudian perhatikan bagaimana frekuensi dan volume muntah, serta bentuk (isi) muntahan : apakah seperti susu/makanan asal, telah merupakan susu yang telah mengumpul, mengandung empedu (warna kuning kehijauan), atau adakah darah

Apakah saat muntah berhubungan dengan minum/makan, apakah perubahan posisi mempengaruhi kejadian muntah, apakah anak sedang sakit (demam, batuk pilek), apakah sebelum muntah anak mengeluh sakit perut? Apakah ada riwayat benturan paad kepala, trauma perut, gangguan psikologis?

Selain hal-hal diatas, bagaimana keadaan fisik anak : apakah menjadi cengeng, aktivitasnya terganggu, kesadarannya menurun/tidak, kapan buang air kecil (BAK) terakhir, volume dan warnanya, bentuk dan warna tinja. Perhatikan perubahan fisik mulai dari kepala, wajah, mata cekung/tidak, sesak nafas, bentuk dan besar perut, alat genital, tangan dan kaki

~~ Apa Komplikasi Muntah? ~~

Muntah dapat menyebabkan kehilangan cairan tubuh dan elektrolit, serta gangguan keseimbangan asam basa tubuh. Bila kehilangan cairan yang terjadi hanya ringan mungkin anak akan tampak kehausan, lesu/lemah, ubun-ubun cekung (untuk bayi), kelopak mata cekung, menjadi cengeng, BAK berkurang.

Tetapi bila kehilangan cairan cukup berat biasanya terjadi pula kehilangan elektrolit dan gangguan asam basa. Disamping gejala-gejala di atas mungki anak mengalami kejang, penurunan kesadaran, perut menjadi kembung, bahkan dapat terjadi shock. Disamping itu muntah/gumoh dapat menimbulkan aspirasi dan hal ini dapat menyebabkan infeksi saluran napas berulang. Dapat pula menimbulkan gangguan pertumbuhan.

Muntah dapat juga disebabkan oleh kelainan yang harus segera ditolong secara bedah (digolongkan dalam kasus akut abdomen). Pada kasus-kasus semacam ini bila tidak ditanggulangi segera dapat mengakibatkan kebocoran dinding usus (perforasi) dan bila terlambat ditangani dapat menyebabkan kematian.

~~ Tatalaksana Muntah? ~~

Penatalaksanaan yang ideal adalah dengan menentukan penyebab muntah dan mengobatinya. tetapi dengan dilakukannya pengobatan suportif yakni dengan menghentikan aknan peroral (melalui mulut), dibantu dengan pemberian cairan sesai kebutuhan, akan sangat membantu menghentikan muntah secara simptomatis.

~~ T I P S Untuk Orang tua ~~

Tidak perlu panik dalam mengahadapi anak dengan muntah-muntah.

Ikuti petunjuk tentang hal-hal yang harus di perhatikan.

Bila muntahnya profuse (sering sekali), dan/atau dengan bantuan suportif atau obat anti muntah tidak membantu, segera bawa anak ke dokter.

Muntah yang didahului oleh nyeri perut, muntah yang bercampur empedu, perut tegang harus segera di bawa ke dokter / RS terdekat untuk mendapatkan pertolongan segera, karena muntah yang demikian disebut kasus akut abdomen (perlu pertolongan bedah).

Bila mengalami muntah berulang atau sering hilang timbul walaupun tidak berat, sebaiknya konsultasi ke dokter anak untuk mencari penyebabnya.

Sumber :

Disadur dari : Makalah dr. Wawan Hermawan, Sp.A
Dalam simposium awam “Mengatasi Muntah dan Diare pada Anak”
Klinik Anakku Greenville
Edisi 11 – Th. IV

About these ads

1 Komentar »

  1. key Said:

    Anak ku awalnya muntah.. hampir dehidrasi n dilarikan ke rs.. lalu muntah berlanjut menjadi diare. Sudah 5 hari di rs tapi muntah m diare tak kunjung berkurang.. apa uh mesti di lakukan sebahai orang tua n apakah akut andomen..?


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: